Donnerstag, 30. September 2010

why?

my eyes are getting blur
suddenly the world appears with no color
one big question in my head
WHY?
why can't I stop these tears?

Montag, 20. September 2010

hey, YOU!!!

get off our way!
get lost!
get your own life!
please, leave us alone...

am I asking too much for this?
please...

Mittwoch, 28. Juli 2010

my hands are yours to hold

sweet love
sweet kisses
sweet hugs
sweet smile
sweet passion

I've got more than a girl could wish for
I've got you

Hold my hands and don't ever let me go
Cause I will go nowhere without you
You belong with me
I belong with you

As simple as that...

The more I see you, the more I realize
You are the universe, you are the horizon, you are the ocean
Look at me in the eyes and you'll know I'm drowning into you

Hold my hands ang don't ever let me go
Cause I can't go anywhere without you
How can I go if you are the beats of my heart?
The air I breathe?

Ever since you smile at me,
I am no one without you, soulhalf...

I wish someday when I wake up in the morning,
your face is the first thing I see

sometimes I just want to cry


... and then I'll say "I'm okay"

Samstag, 3. Juli 2010



Tonight... when I go to bed, I pray to God that I want to be your soulhalf...
                                                                    - June, 30th 2010

Dienstag, 22. Juni 2010

Freitag, 11. Juni 2010

Diujung penantian

Kalau memang ini jalan yang Tuhan siapkan untukku, aku hanya memohon kekuatan dan kesabaran untuk bertahan menjalaninya

Mittwoch, 9. Juni 2010

Mencari Arti

Bukan kotak kecil itu yang membuatku menangis semalaman. Bukan..
Perasaan bersalah karena tidak bisa menjaga apa yang sudah dipercayakan padaku, perasaan malu karena gagal di tengah usaha pembuktianku, dan potongan hidup yang sudah kutorehkan di dalamnya. Itu.. Itu yang membuatku menangis semalaman..

Ingatanku melayang pada percakapan di sore hari nya. Percakapan yang membuahkan kesadaran sederhana, bahwa aku terobsesi untuk membuktikan diri. Dan sebagai mahasiswa psikologi aku tahu betul bahwa itu adalah manifestasi dari perasaan insecure.

Setelah kehilangan itu aku tidak bisa berhenti bertanya kesalahan apa yang sudah aku lakukan?
Aku mencari, mencari, dan mencari dalam hati.. Satu-satunya jawaban yang bisa kutemukan adalah Tuhan ingin aku bebas dari kesombongan.
There's no such thing like 'zona nyaman'. Hidup itu roda, roda itu berputar. Kodrat. Takdir. Tidak bisa disangkal.

Seorang sahabat berkata "sabar ya jenQ.. Mau lulus banyak cobaannya"
Aku tersandung di tengah usaha membuktikan diri. Mungkin Tuhan hanya ingin aku mensyukuri hari dan bukannya malah menantang hari. Ya, aku sudah menantang hari dan diriku sendiri dengan kesombongan.

Bersyukur..
Kejadian ini mengingatkanku untuk lebih banyak bersyukur.
Tapi sebelum bisa bersyukur, aku harus bisa memaafkan diriku sendiri, padahal itu adalah bagian terberat dan tersulit dari proses ikhlas.

Dan hingga saat ini aku masih belum mampu memaafkan diriku..

Samstag, 22. Mai 2010

Something Good

Perhaps I had a wicked childhood
Perhaps I had a miserable youth
But somwhere in my wicked, miserable past
There must have been a moment of truth

For here you are, standing there, loving me
Whether or not you should
So somewhere in my youth or childhood
I must have done something good

Nothing comes from nothing
Nothing ever could
So somewhere in my youth or childhood
I must have done something good

- Julie Andrews & Christopher Plummer
Taken from the movie: The Sound of Music (1965)

Freitag, 30. April 2010

:)

it feels like our first date..

my heart's beating faster just to know that you'll be here in a half hour
i miss you so badly

happy 3 month anniversary, dear :)


Mittwoch, 28. April 2010

kosong yang bukan kosong

aku terjebak diantara khayalan dan kenyataan yang saling tumpang tindih
hampir tidak mungkin lagi aku membedakannya
rasanya seperti gula yang belum diaduk di dalam secangkir teh. gula itu ada, di dasar cangkir, tapi tidak mungkin lagi mengambilnya dalam bentuk butiran-butiran kering. yang ada hanya gula yang hampir mencair dan rasa teh yang masih ababil, manis tidak tawar pun tidak.

seringkali untuk mengalihkan pikiran dari kenyataan yang tidak menyenangkan aku berkhayal sesuka hati. aku pergi ke "tempat-bahagia-ku"
dan selalu ada kamu disana. untuk sesaat aku merasakan kesenangan yang semu, hanya sesaat untuk selanjutnya berganti rupa menjadi kosong.
kosong...

aku rindu...
lebih mudah untuk mempertahankan rasa kosong dalam kesenangan semu daripada mengakui dan menerima kenyataan bahwa aku memang rindu. lebih mudah untuk menyangkalnya daripada menghadapi rasa sedih yang bergejolak karena ada rindu yang tidak tersalurkan.

lalu malam ini kamu datang
memunculkan kembali emosi dan perasaan yang sudah kupendam dan kusangkal, memenuhi ruang kosong dengan harapan-harapan, mimpi yang menjadi nyata.
namun hanya sekejap. semua terjadi hanya dalam satu kedipan mata dan kemudian menghilang.
membuatku bertanya kembali, apakah aku bermimpi di dalam mimpi? benarkah kamu memang datang?
dalam sekejap ruang itu menjadi kosong kembali.
dan aku lagi-lagi harus mengakui sungguh, perasaan kosong itu lebih menenangkan daripada rasa rindu yang justru semakin menjadi-jadi. di dalam kosong aku tidak merasa, aku hanya menjadi.. hampa..

atau mungkin aku yang terlalu lamban untuk berjalan di alam nyata?

tidak.. tidak.. ini bukan lamban..
aku hanya ingin menikmati setiap detik ketika aku bisa melihatmu dengan kedua mataku dan menyentuhmu langsung dengan kedua tanganku

aku rindu kamu
bahkan ketika kita sudah bertemu pun aku tetap rindu kamu

mungkin.. ini bukan kosong yang sekedar kosong
ini kosong yang disiapkan untuk menunggu kamu

Samstag, 17. April 2010

untuk jingga

well life has a funny way of sneaking up on you
when you think everything's okay and everything's going right
and life has a funny way of helping you out when
you think everything's gone wrong and everything blows up
in your face


- Ironic (Alanis Morissette)

saya hanya ingin berbagi dengan kamu, temanku. saya rindu percakapan absurd kita tentang absurdnya hidup. menjaga kepala tetap tegak di tengah ketidakwarasan hidup membutuhkan lebih dari sekedar tekad dan keyakinan, tapi juga kepercayaan. percaya bahwa semua pertanyaan memiliki jawaban, percaya bahwa semua penantian memiliki akhir, dan bahwa semua akhir akan membawa kita ke awal yang baru. hidup itu roda bukan? hidup itu lingkaran bukan? setidaknya itu yang selalu mereka coba katakan kepada kita

manusia menuntut jawaban ketika merasa dirinya buta tanpa peduli apakah dia memang siap untuk melihat. serangan bertubi-tubi itu, saya yakin dipersiapkanNya agar kamu siap menghadapi hari ini. seperti buku karangan Leo Tolstoy yang saya pinjam dari kamu, Tuhan Maha Tahu tapi Dia menunggu

kosong dan hampa bukanlah akhir, tapi persiapan untuk sebuah awal dan rasa hidup yang baru. selamat ber-kosong-dan-hampa, saya tunggu gelasmu terisi lagi dan kita akan bersulang :)

-ini untuk percakapan kita yang belum tuntas hey, jingga!

Mittwoch, 14. April 2010

Inilah Cinta - Pongky ft Sophie Nevita

aku tak lagi mencari-cari
pada siapa ku jatuhkan hati

aku masih sering bertanya keajaiban hidupku ini
ada engkau disini
hampir ku tak percaya

semua yang engkau tanyakan
selalu bisa kujelaskan
tapi ku tak bisa berjalan tanpamu

aku tak lagi mencari-cari
pada siapa ku jatuhkan hati
Tuhan tlah tunjukkan padaku
pada dirimu ku berlabuh
inilah cinta

setiap hari kulewati
(ku buka mata pagi ini)
bersyukur kau masih disini
(di dalam hatiku ini)
belum ku tanyakan
(sudah kulakukan)

cantikkah aku hari ini
(kau sempurna seperti pagi)
saat hatiku sedang sedih
(bersandarlah padaku ini)
ku suka caramu
(memanggil namamu)

aku tak lagi mencari-cari
pada siapa ku jatuhkan hati
Tuhan tlah tunjukkan padaku
pada dirimu ku berlabuh
inilah cinta

bagaimana bisa hadapi dunia
bila kau tak ada
hidupku tlah lengkap menemukan cinta

*dedicated for my beloved one.. thank you for coming and brighten my life :)

Montag, 15. März 2010

tanya siapa [?]

siapa kamu?
siapa saya?
siapa kita?
siapa dia?
siapa mereka?

bukan siapa-siapa
melainkan sekumpulan topeng bernama

himpit

selamat datang kejutan...
kau seolah ingin menyombongkan kemampuanmu untuk membuatku terhenyak
selamat datang kenyataan...
kau seolah ingin membangunkanku dari mimpi indah
menampar dan membawaku kembali pada kesadaran

aku lelah berkata lelah
aku bosan merasa bosan
aku hanya ingin duduk bergeming menikmati hari

menjalani detik ini, menikmati detik ini, mensyukuri detik ini
persetan dengan esok hari
persetan dengan kemarin hari

aku... hanya ingin hilang ingatan...

Sonntag, 31. Januar 2010

kita :)



terhenyak. terbuai. terpesona
saya hidup kembali dengan cara tiba-tiba dan mengejutkan
sampai-sampai saya tidak dapat menyembunyikan tangis bahagia

kamu... bergerak dalam diam, perlahan menyinari ruang sepi hati saya
kamu... tidak banyak kata yang terucap, tapi satu tatapan mata kamu mampu membuat saya terjun bebas menuju samudra kebahagiaan

ketika hati sudah berbicara tidak ada lagi kata "terlalu cepat"
saya percaya kamu dan kamu percaya saya
semua menjadi indah dengan sendirinya

terima kasih Tuhan sudah mempertemukan saya dengan kebahagiaan :)

Mittwoch, 27. Januar 2010

sejuta rasa

life is like a box of chocolate, you never know what you're going to eat

waktu seakan tidak terukur lagi ketika sejuta rasa sudah terhampar di depan mata, mengalahkan semua akal dan logika pikir...
ketika hati sedang terkejut...

Dienstag, 26. Januar 2010

paket malam ini: gerimis, don't let me fall by Lenka, saya, dan pikiran tentang kamu...
Semalam aku sendirian di dunia ini,
kekasih, dan kesendirianku sebengis kematian...
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara...
Di dalam pikiran malam hari ini
aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari...
dan Ia berlangsung dalam semirit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang
sepatah kata, sebuah desakan dan... sekuncup ciuman

-Kahlil Gibran-

Montag, 11. Januar 2010

demi menjadi "pintar"

kemarin saya menghabiskan waktu sepanjang siang dan sore untuk mencari informasi kuliah. bukan untuk saya, untuk adik laki-laki saya yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA. satu kesimpulan saya setelah hampir seharian browsing: berpendidikan itu mahal.

saya kaget melihat deretan angka yang berjejer rapi. itu ga salah? salah satu universitas negeri paling bergengsi bahkan menetapkan biaya yang lebih ga rasional dibanding universitas swasta. semakin saya browsing semakin saya yakin sama kesimpulan saya. makin bagus akreditasinya makin njelimet biayanya. ok. memang ada program-program yang menawarkan beasiswa, tapi itu seringkali hanya untuk murid-murid pintar yang tidak mampu. lalu bagaimana dengan murid tidak mampu yang tidak terlalu pintar tapi mau berusaha jadi pintar?
seorang teman saya pernah bercerita ketika dia menjalani wawancara untuk kuliah S2 dia mendapat pertanyaan tentang masalah finansial, yaitu apakah dia memiliki dana yang dibutuhkan hingga akhir masa studinya nanti. pihak universitas yang bersangkutan tidak ingin mahasiswanya berhenti di tengah jalan hanya karena masalah finansial. padahal biaya yang dibutuhkan untuk 2 tahun kuliah bisa mencapai 9 digit. nah lho!

baru jadi kakak aja saya udah pusing mikirin hal ini. gimana kalo nanti saya punya anak?

t r u e

Kita tidak perlu menunggu untuk menjadi sempurna dulu, tanpa melakukan kesalahan, untuk belajar mencintai diri sendiri

- Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

tentang papa...

*mood ngeblog sempet ilang gara-gara sinyal m2 kaya orang mau nerima sakramen pemberkatan orang sakit*

*hfh... baiklah... menata hati kembali*

*1... 2... 3... ok! mulai ngeblog*

(note ini sebelumnya sudah pernah saya post di facebook, bukan tulisan saya. saya mendapatkannya dari seorang teman, dia mendapat dari temannya, dan kami berdua sama-sama tidak tahu siapa penulis aslinya. note yang membuat saya menghabiskan satu kotak tissue ketika pertama membacanya)

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda..
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA..

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!"..
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut..

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu..

Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!"..
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur..
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara..

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat..

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana..
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..


*dan saya membutuhkan satu kotak tissue lagi...

(baiklah... kita mulai kembali)

note ini bisa dibilang penyelamat saya. dan lagi-lagi peran "ayah" sangat besar (saya biasa memanggil ayah saya dengan sebutan bapak). note ini datang ketika saya sudah hampir lupa apa yang sebenarnya menjadi tujuan saya ketika pertama kali memutuskan sekolah di semarang.
kalau boleh saya flashback...

setahun lalu, saya jatuh dan ketika itu saya merasa dunia saya sudah kiamat. tidak ada lagi yang mau saya raih dalam hidup. semua orang panik, marah, sedih, dan kecewa melihat tingkah lebay saya. sampai suatu ketika ayah saya telepon dan bilang "kamu disana sebenarnya mau apa? lupakan dan kuliah yang bener" sudah. cuma dua kalimat itu. susah-susah telepon cuma buat ngomong itu. tapi gara-gara dua kalimat sakti itu saya jadi buru-buru bangun, menata hidup, dan kuliah kaya orang kesetanan (hahaha..). sebulan mengurung diri di kamar, nangis tanpa henti, berat badan susut beberapa kilo, dan ayah saya "membantu" saya berdiri lagi dengan caranya sendiri...

ok. kembali ke masa sekarang.

apa yang saya alami beberapa waktu belakangan bisa dibilang seperti kembali mengulang masa lalu, masa dimana ketika dunia saya runtuh seruntuh-runtuhnya. sampai mau mati rasanya. dan note ini datang... note tentang papa... hari ketika saya menemukan note ini adalah hari ketika saya merasa bahwa Tuhan benar-benar mencintai saya dan tidak pernah sedetikpun meninggalkan saya. lagi-lagi... sosok "ayah" dengan caranya sendiri mampu membangun kembali semangat hidup saya yang sudah hancur berantakan. hampir sebulan menangisi diri dan sekarang walaupun belum benar-benar berdiri tapi paling tidak saya yakin dengan apa yang ingin saya raih saat ini.

membaca note diatas membuat saya berulangkali ngebatin "ya ampun!! bener banget!" ayah saya sosok laki-laki sederhana. seumur-umur tujuan hidupnya adalah memberikan yang terbaik buat anak-anaknya. "orangtua ga bisa ngasih harta melimpah. yang bisa ibu sama bapak lakukan cuma membekali anak-anaknya dengan pendidikan buat bekal hidup" that's what they said to me...

*another tissue to go...

saya sadar sebagai anak sulung saya amat sangat diharapkan sekali untuk berhasil dan menjadi teladan buat adik-adik saya. ada kalanya saya merasa terbebani, ga sanggup, pengen egois, dan memberontak. tapi untuk benar-benar melakukan itupun saya ga sanggup. they're too precious to lose... cuma pikiran dan rasa sayang sama keluarga yang mampu membuat saya tetap waras. saya bisa kehilangan orang-orang lain, tapi saya ga akan pernah sanggup kalo harus kehilangan bapak, ibu, galih, sama ade.

keluarga saya mungkin bukan keluarga dengan kebiasaan-kebiasaan ideal, tapi orangtua saya telah mengajarkan saya arti dukungan tanpa henti dan kepercayaan seUTUHnya, manifestasi dari cinta dan kasih tanpa syarat.
seberapapun parahnya luka saya, sefatal apapun kesalahan yang saya lakukan mereka tetap percaya bahwa saya mampu. mampu berdiri. mampu memperbaiki. mampu untuk dipercaya.

terima kasih...

bapak, ibu... cintaku dan doaku selalu buat bapak sama ibu :')

Sonntag, 10. Januar 2010

r u a n g

saya butuh ber N A P A S

tolong... beri saya ruang...

multitasking is non-sense, I'm not God

Samstag, 9. Januar 2010

menerima tanpa embel-embel

Saya heran... Kenapa banyak orang ga sabaran dan maksain keadaan? Don't they know that time will heal? Don't they know that we NEED to feel sick in order to feel healthy? Ibaratnya kalo orang sakit dan bisa melewati masa kritis dengan selamat berarti dia sembuh kan? Terus apa kita akan menyumbat mulutnya ketika dia menangis menahan rasa sakit di masa kritisnya?

Some people maybe milih untuk tetap mensugesti diri sendiri dan bilang "saya sehat, saya sehat, saya sehat" untuk menahan rasa sakitnya. Tapi bukankah itu namanya penyangkalan?
Saya sendiri lebih suka bilang "saya memang kesakitan sampai2 menangis aja ga cukup. Tapi nanti juga berlalu"
mungkin sebagian dari anda bakal bilang saya bodoh dan ga mau berusaha, saya tidak terlalu peduli.

Saya adalah keseluruhan diri saya. Rasa sakit yang saya rasakan adalah juga bagian dari diri saya, untuk apa saya mengusirnya? Kalau ga pernah "sakit" qt ga akan tau arti kata "sembuh", jadi buat apa menganaktirikan si "sakit"?
Sama hal-nya dengan semua emosi yang pernah qt rasakan, sedih, marah, kecewa, sakit hati, senang, bangga, puas, dll.. Emosi negatif juga bagian dari diri saya, kenapa harus selalu disisihkan? Saya lebih suka bilang "ya, saya kecewa. Saya terima rasa kecewa itu masuk ke diri saya sehingga saya bisa belajar untuk menerima ketidakpastian" daripada bilang "saya bahagia asal kamu bahagia" padahal dalam hati ada rasa sesak yang perlahan menyembul.

Saya belajar.. Saya belajar untuk menerima semua hal negatif dan positif yang saya miliki sebagai bagian dari diri saya. Saya masih belajar..
Saya belajar bahwa sebelum kita bisa menerima diri sendiri seUTUHnya (seJELEK dan seBAGUS apapun kita), maka kita tidak akan bisa menerima orang lain apa adanya. Saya masih belajar dan masih jauh dari kata berhasil :)

Jadiii.. Sebenarnya saya kesel setengah mati kalo denger orang bilang "kamu HARUS bisa melewati semua masalah kamu" hahahaa..
Kalo untuk saya rasanya lebih cocok "kamu akan bisa melewati semua ini pada waktunya" :)

Yep! Setiap orang punya "waktu"nya masing-masing. Kalau anda bisa melakukannya sekarang, jangan pasang harapan terlalu tinggi bahwa orang lain juga bisa melakukannya SEKARANG. Cukup percaya saja bahwa dia akan bisa melewatinya di "waktu"nya sendiri..

Anda suka X-MEN? Saya suka banget!! Dan ada ucapan Scott untuk Wolverine yang membekas sekali di hati saya "tidak semua orang sembuh secepat kau, Wolverine"
ya.. Cukup percaya saja. Percaya bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk sembuh.

Selalu ada alasan untuk semua yang terjadi. Seperti kata John Mayer "This will make perfect sense someday.. There's got to be a reason for the rain"

(buat semua orang yang ga pernah berhenti mendukung dan menerima saya apapun kebodohan yang saya lakukan :P my family, esp my SUPERMOM and SUPERDAD, also my bff! You know who you are.. :* thanks for ALWAYS believe in me)

Freitag, 8. Januar 2010

rindu tangis

dan pagi pun datang, menandakan dunia terus berputar, waktu terus berjalan. ketika saya diam disini jutaan manusia diluar sana bergerak dalam irama yang pasti. seketika merasa sendiri..

tangis adalah teman terbaik saya ketika sedang sendiri. ada kelegaan setelah menumpahkan emosi di hati dan ruang batin pun kembali kosong, siap diisi dengan sejuta perasaan lainnya.

alangkah bahagianya jika pagi ini saya bisa menangis. ya, saya rindu dengan air mata yang tumpah, saya rindu mengosongkan ruang emosi. tapi hey! dimana kamu tangis? saya butuh kamu, tangis.. menangis dalam hati hanya membuat ruang batin saya semakin sesak..

datanglah, air mata..

Donnerstag, 7. Januar 2010

satu kata

l e p a s

My 2 Favorite Quotes

i have the right to be wrong, my mistakes will make me strong
diambil dari penggalan lirik lagu Joss Stone yang judulnya Right To Be Wrong

you never know how strong you are until being strong is the only choice you have
kalo yang ini lupa denger dimana, hehehe...

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

ada satu buku yang menginspirasi hidup saya belakangan ini. buku sederhana, cerita sederhana tapi sarat makna luar biasa. buku yang tidak henti-hentinya saya promosikan di facebook maupun twitter saya hehe.. judulnya Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya.
when i first read the title, i was like... hah? apa ini? dongeng anak-anak? tapi setelah saya lihat-lihat lagi buku ini ditulis oleh seorang Biksu Budha bernama Ajahn Brahm, dan semakin saya membaca isinya semakin saya berterimakasih karena telah dipertemukan dengan buku ini. buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya berisi 108 kisah pendek yang sering digunakan oleh Ajahn Brahm ketika beliau berceramah. cerita-cerita yang disampaikan... sederhana, penuh humor, dan terutama dekat dengan kehidupan sehari-hari yang sayangnya sering kita abaikan. buku ini mengajak saya untuk membuka pintu hati dan mengenal diri. duh! saya sampe bingung harus ngomong apa lagi saking LUAR BIASA-nya buku ini. go Ajahn Brahm! :D

semua cerita dalam Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya adalah favorit saya! tapi kali ini saya ingin membagi dua kisah yang mampu membangkitkan semangat saya kembali. mudah-mudahan juga bisa membangkitkan semangat semua orang yang membacanya :)

-------------------------------------------------------------------------------

Biarlah Rasa Sakit Berlalu

kisah ini bercerita tentang 3 murid yang sedang mengalami kesakitan luar biasa.

murid pertama, dalam rasa sakit yang hebat, mencoba untuk membiarkan rasa sakit berlalu .
"berlalulah," bujuk mereka, dengan lembut, dan menanti.
"berlalulah!" ulang mereka ketika tidak ada perubahan. "pergilah sana!" "ayo, pergilah!" "aku bilang, pergilah!" "PERGILAH!"

kita mungkin merasa hal ini lucu, tetapi itulah yang kita lakukan selama ini. kita membiarkan pergi hal yang salah. kita seharusnya membiarkan pergi orang yang berkata "berlalulah". kita semestinya membiarkan berlalu "si pengatur" yang berada dalam diri kita, dan kita semua tahu siapa itu. membiarkan berlalu berarti "tak ada si pengatur".

murid kedua, dalam rasa sakit yang mengerikan, ingat akan petuah diatas dan membiarkan berlalu pengendalinya. lalu mereka duduk bersama rasa sakit, mengira mereka telah membiarkannya berlalu. setelah sepuluh menit rasa sakit itu masih sama saja, jadi mereka mengeluhkan metode ini tidak jalan. saya menjelaskan kepada mereka bahwa metode membiarkan berlalu ini bukan metode untuk membebaskan diri dari rasa sakit, melainkan untuk bebas dari rasa sakit. murid kedua telah mencoba kesepakatan dengan rasa sakit, "aku akan membiarkan kamu selama sepuluh menit, dan setelah itu, hei kamu, rasa sakit, akan pergi. oke?

itu sih bukannya membiarkan rasa sakit berlalu, tetapi mencoba untuk membebaskan diri dari rasa sakit.

murid ketiga, dalam rasa sakit yang menakutkan, berkata kepada rasa sakit itu kata-kata seperti ini
"hei sakit, pintu hatiku selalu terbuka untukmu, apapun yang kamu lakukan. masuklah"

murid ketiga berusaha dengan sepenuh hati mengizinkan rasa sakit terus berlanjut selama yang diinginkannya, bahkan selama seumur hidup, bahkan membolehkan mereka bertambah parah. mereka memberikan kebebasan bagi rasa sakit. mereka berhenti mengendalikannya. itulah yang disebut membiarkan berlalu. apakah rasa sakit itu masih ada atau tidak, sama saja jadinya. hanya dengan begitulah rasa sakit lenyap.

------------------------------------------------------------------------------

Pengorbanan Gagah Berani

saat saya masih seorang guru sekolah, perhatian saya tertarik pada seorang siswa yang mendapat peringkat terbawah pada ujian akhir tahun dalam kelas saya yang terdiri dari 30 siswa. saya melihat dia tertekan karena nilainya yang tidak bagus, lalu saya menghampiri dan mengajaknya berbicara.

saya berkata padanya "harus ada orang yang berada di peringkat 30 dari 30 siswa di kelas ini. tahun ini orang itu adalah kamu, kamu yang telah melakukan pengorbanan gagah berani supaya tak ada seorangpun temanmu menderita malu karena mendapat peringkat terbawah di kelas ini. kamu sungguh baik, begitu penuh belas kasih. kamu pantas mendapatkan medali"

kita berdua tahu bahwa apa yang saya katakan itu konyol, tetapi dia menyeringai lebar. dia tak lagi menganggap peringkat terbawahnya sebagai sebuah kiamat.

dia mendapat peringkat yang jauh lebih baik pada tahun berikutnya, ketika tiba giliran orang lain melakukan pengorbanan gagah berani.

-------------------------------------------------------------------------------

kedua cerita diatas diambil dari buku berjudul Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya karya Ajahn Brahm

Mittwoch, 6. Januar 2010

yeay!

so this is it. new year, new blog.. my 3rd blog

saya bukan orang yang rajin ngeblog, saya juga bukan orang yang rajin bikin resolusi. tapi tanpa sadar tiap awal tahun saya MEMANG rajin bikin blog baru tanpa alasan yang hebat.
kalo untuk kali ini alasan saya simpel. saya mulai gerah baca blog lama saya yang menye-menye banget :D

saya sebenernya juga belum tahu blog ini mau saya isi apa. kita liat aja... apakah taun ini saya bisa jadi pribadi yang mampu "bertumbuh" hehehe

OHHH.... by the way untuk pertama kalinya saya punya resolusi beneran :p

Ya Tuhan... tolong bantu saya lulus kuliah tahun ini :)

first post in 2010

from the bottom of my heart,,

HAPPY NEW LIFE EVERYBODEH!! :)